Fase pertama berfokus pada hutan rawa gambut di Pulau Tebing Tinggi, Riau. Setelah program percontohan ini berhasil, diharapkan metodologi ini dapat mereplikasi keamanan di habitat berisiko tinggi lainnya di seluruh negeri.
Langkah pertama kami adalah memastikan semua infrastruktur teknis dan persiapan lapangan tersedia sebelum operasi besar dimulai.
Tahap eksekusi fisik. Kami mulai membangun infrastruktur perlindungan dan memperluas "mata" kami di dalam hutan.
Pemberdayaan garda terdepan. Kami mulai mengintegrasikan masyarakat lokal menjadi bagian inti dari operasi konservasi kami.
Sistem sepenuhnya aktif. Fase ini berfokus pada pengolahan hasil di lapangan dan persiapan cetak biru untuk ekspansi nasional.
Setiap fase yang kami jalankan dirancang untuk memberikan efek berantai positif, tidak hanya bagi satwa, tetapi juga ekosistem dan masyarakat.
Lihat Laporan Dampak